Untuk mu adinda

17.43 Edit This 2 Comments »
Assalamualaikum Wr.Wb

Adinda, dunia hanyalah persinggahan bagimu dan juga bagiku tiadalah semua kita jalani dalam jangka waktu yang lama melainkan sekejap mata. Dinda, jangan bersedih terhadap suatu yang terlepas dari dirimu , kau masih punya diriku anugerah yang terindah yang kau miliki karunia dari Illahi. Aku kan menemani hari – hari mu dikala suka dan duka. Hapuskan air mata kesedihan yang mengalir dari matamu , jangan pudarkan cahaya dan pesona wajahmu dengan butiran air mata hingga membuat alam semesta bersedih.

Dinda, telah lama kita menjalani hidup dunia tanpa makna, terasa hambar dan tanpa hikmah, kemesraan yang telah lama kita jalani membuat kita terlena dan terbuai oleh rasa kebahagiaan yang kita miliki. Telah lama jauh terpendam dalam ingatan firman Allah kepada kita ,

“ Manusia – manusia saling mencintai didunia bukan karena Allah akan menjadi seteru diakhirat nanti “

Dinda, rasa cintaku padamu telah tertanam sedemikian eratnya seperti akar yang mencengkeram bumi seoalah tiada kekuatan yang mampu memisahkan kecuali kematian, cinta yang kita miliki didunia tiadalah abadi akan musnah seiring maut yang menjemput pada suatu hari nanti.

Dinda, ingin kureguk cinta abadi bukan hanya didunia akan tetapi sampai disurga – Nya nanti, sungguh aku mencintamu dengan jiwa raga yang kumiliki, cinta yang mengalir dari diriku sebelum azali, saat kitab – kitab – Nya menuliskan tentang aku dan dirimu.

Dinda, aku menyadari cinta badani tiada hakiki yang hany mampu bertahan saat kita berada didunia ini, aku inginkan cinta kita tetap terpatri hingga kita bersua di surga firdaus – Nya menjalani hari – hari penuh berkah tiada merasa berduka dan sengsara.

Dinda, mari lukiskan cinta kita dengan menghadap kepada – Nya sepenuh jiwa , wujud rasa syukur pada – Nya dengan kasih sayang – Nya menyatukan hatiku dengan dengan hatimu. Perjalanan yang kita lalui terjal dan berliku diujung sana ada nafsu dan setan yang menanti mencari tipu daya untuk melumpuhkan hati sehingga kita tersesat didunia ini.

Dinda, genggam erat tanganku jangan kau lepaskan aku ingin membawa dirimu menuju tempat terindah yang belum pernah tersentuh oleh manusia yang ada dipermukaan bumi. Percayalah kepadaku aku kan menuntunmu kepada Tuhanku, jangan pernah jemu aku kan senantiasa menghiburmu dikala kau layu, saak keyakinan kian rapuh. Rasakan hembusan nafas cintaku hiruplah dalam – dalam hingga engkau merasakan hangat cinta yang mengalir dalam aliran darahmu, energy cinta yang dimiliki manusia sebelum mu, energy yang dianugerahkan oleh Illahi kepada sang pecinta sejati. Dia akan hidup takkan pernah mati meski langit dan bumi runtuh menimpanya, dia akan berubah wujud dari wujud satu ke wujud yang lain. Meski jasad telah lapuk digilas oleh sang waktu akan tetapi energy yang kita miliki tiada musnah , energy itu akan menyatukan dirimu dan diriku dalam hakikat yang hakiki menjadi inspirasi bagi para pecinta sejati.

Dinda, pegang erat tanganku jangan kau lepaskan mari kita berjalan menuju kepada – Nya tidakkah kau mendengar kalam – Nya yang menenangkan jiwa tidakkah kau dengar Firman – Nya ;

“Hai jiwa – jiwa yang tenang , datanglah kepada Tuhan – Mu , masukilah surga – Ku, Surga bagi manusia – manusia yang beribadah kepada – Ku , kau ridha pada – Ku dan Aku juga ridha padamu “

Dinda, mari beribadah sepenuh jiwa memenuhi seruan – Nya agar kita meraih kebahagiaan sejati yang akan kekal meski raga telah mati.

Dinda, rasakan pendar – pendar kerinduanku dalam setiap kalimat – kalimatku, dekaplah erat surat yang kulayangkan kepadamu sebagai pengganti diriku kala aku tiada disisimu, bisa kurasakan dekapan hangat jiwamu yang memeluk jiwaku yang menghangatkan hari – hari dalam hidupku. Kutitipkan salam rinduku kepadamu melalui semilir angin yang membisikkan kata mesra kepadamu.

Dinda, aku kan kembali untukmu menjalani sisa hidupku denganmu untuk beribadah kepada Allah hingga maut menjemput kita suatu saat nanti agar kita memasuki surga – Nya yang abadi.

Dari,

Kakanda

Untukmu kawan

14.55 Edit This 0 Comments »
Assalamualaikum Wr.Wb

Kawan, tiada terasa roda zaman berputar menggerus usia yang kita miliki, lama kita tiada bersua terpisah oleh jarak dan waktu. Dunia berputar tiada henti tiada terasa ratusan hari telah kita lalui tanpa menjalin tali silturrahmi.

Kesibukan duniwai membuat kita lupa diri memenuhi panggilan Illahi, tiap saat dari detik –detik yang kita miliki tiada mengingat mati yang senantiasa mengikuti langkah – langkah kaki.
Kawan, tiada kau ingat telah datang kabar kepada kita akan datang nya hari pertanggungjawaban nanti, jangan sampai kita lupa menyiapkan bekal diakhirat nanti agar tiada merasa adzab yang pedih. Hidup itu perjalanan bagai musafir yang menumpang lalu pergi melangkah menuju kampung yang hakiki, bekal apa yang kita bawa nanti sedang saat ini kita lalai oleh kesibukan duniawi, tiadalah yang kita miliki hanyalah sesuatu yang tidak kita bawa saat mati.

Kawan, aku tiada melarang mu menjalani kesibukan duniawi akan tetapi hanya mengingatkan padamu jangan melalui hari – hari dengan hati yang lalai, segala sesuatu akan berbuah ibadah bila kita menanamkan niat dihati karena Allah semata. Jangan Karena dunia kita menjadi lupa akan sejati kita diciptakan. Bukankah telah datang Fiman Allah pada kita bahwasannya kita dicptakan dunia hanya untuk beribadah kepada – Nya .

Kawan aku menasihatkan padamu karena aku sayang kamu karena Allah, bukankah kita telah mendengar Rasulullah S.A.W yang mulia bersabda bahwasannya sesama muslim adalah saudara. Ikatan itu telah mengikatku denganmu sedemikian eratnya tiada aku rela dirimu tersesat sedang diriku mengetahui. Aku takkan berpangku tangan melihatmu dibibir jurang kehancuran yang membinasakan dirimu.

Kawan aku tuangkan kedalam suratku pendar – pendar kerinduanku kepadamu agar ikatan persaudaraan kita tiada musnah oleh waktu, persaudaraan yang kita pupuk sejak zaman azali, tiada aku lupa sampai kita bersua disurga - Nya nanti.

Kawan tiada aku bisa kuberikan kepadamu selain persaudaraan yang mengikat kita sampai akhir hayat nanti. Aku hanya menitipkan wasiat kepadamu agar kau senantiasa ingat padaku, semoga kau tak jemu membaca baris –baris kata yang penuh nasihat nasihat kepadamu agar kau selalu ingat kepada kepada Tuhan – Mu karena diriku jauh darimu, bacalah suratku yang kutuliskan padamu kala jiwamu jenuh akan hidup didunia, ketika kau merasa bosan, kehampaan menghinggapi hati.

Kawan, melalui suratku agar kau merasakan getar – getar persaudaraan dariku yang tiada pernah kau rasa persaudaraan selainku. Jiwamu dan jiwaku satu, kesedihan yang kau rasakan akan sampai padaku meski kita terpisah oleh jarak ratusan mil jauhnya.

Kawan rasakan hangatnya persaudaraan dariku kepadamu melalui baris – baris kata yang kutuliskan padamu agar persaudaran kita semakin erat hingga ajal menjemput nanti.

Kawan, kutunggu kabar berita darimu agar dahaga kerinduanku kepadamu terhapuskan, aku akan menunggu ditiap – tiap detik dalam hariku membaca baris – baris kalimat darimu yang telah lama ku rindu.
Kawanmu,
Uzi

YA ALLAH JANGAN JAUHKAN HATIKU DARI - MU SAAT KUJAUH DARI – MU

15.11 Edit This 2 Comments »
Ya Rabb.. telah lama kesesatan telah kujalani, hari – hari yang ku lalui jauh dari jalan yang lurus, betapa lemah hati ini terhadap bujukan nafsu yang selalu ingin mengulang dan mengulang kenikmatan badani yang semu.
Ya Rabb.. tiap kali aku jauh dari – Mu engkau memberikan kasih sayang – Mu kepadaku menarikku secara perlahan dari jalan yang sesat, aku merasa betapa besar sayang – Mu padaku meski berulang dan berulang aku melakukan kemaksiatan Engkau tetap dengan sabar membimbingku menuju jalan –Mu yang lurus.

Ya Rabb.. nafsu ini telah mencengkeram diriku sebegitu eratnya membelenggu hati dan jiwaku , kepada siapa lagi aku memohon pertolongan selain kepada – Mu, menolongku melepaskan diri dari nafsu yang menguasai jiwa.

Ya Rabb.. terasa hati berat untuk menjalankan perintah – Mu padahal Engkaulah yang memberiku nafas kehidupan, saat ini ya Rabb aku bersedih nafsu – nafsu didalam jiwaku selalu mengintai dan mencari kelengahan pada diriku untuk menjatuhkanku, kepada siapa lagi aku memohon perlindungan selain kepada – Mu .

Wahai Dzat Yang Tak Pernah Tidur Wahai Dzat Yang Maha Perkasa aku selalu memohom kepada – Mu untuk menjaga diriku dari diriku, diriku yang lemah mudah terseret gelombang nafsu.
Wahai Dzat Yang Maha Kuat aku hanyalah hamba – Mu yang lemah hanya kepada – Mu aku meminta kekuatan.

Ya Rabb.. telah lama aku berpaling dari – Mu dan aku hanya menjalankan perintah – Mu tidak sepenuh hati, aku malu pada – Mu segala ibadah yang telah kulakukan tiada penghayatan dan penghormatan kepada – Mu, aku datang kepada – Mu dengan hati yang lalai. Setelah menunaikan kewajiban kepada – Mu bekas – bekas itu tidak tampak lagi dalam diriku dan akupun larut dalam kesibukan dan permainan dunia.
Ya Rabb.. telah lama kekecewaan – kekecewaanku bertumpuk kepada – Mu akan tetapi Engkau mengingatkanku tanpa memberikan adzab – Mu, aku khawatir adzab yang tidak menimpaku saat ini akan menimpaku diakherat kelak.

Ya Rabb.. tegurlah aku dengan kelembutan – Mu bukan dengan amarah – Mu, bimbinglah aku dengan kesabaran – Mu bukan dengan murka – Mu

Ya Rabb.. teguhkanlah hatiku kepada agama – Mu sebagaimana Engkau meneguhkan para kekasih – Mu, jagalah pandanganku dari syahwat sebab nafsu – nafsu itu selalu mengintaiku melalui dari kedua biji mataku, tundukkan pandanganku sebagaimana Engkau menundukkan apa – apa yang ada dilangit dan apa – apa yang ada dibumi.

Ya Rabb.. sesungguhnya aku lemah atas pandanganku, jadikanlah pandanganku jernih jauh dari syahwat, jadikanlah pandanganku ya Rabb pandangan yang teduh sehingga manusia senang memandangku.

Ya Rabb.. jagalah lisanku dari perkataan – perkataan yang mendhzalimi makhluk ciptaan – Mu, jadikanlah lisanku mengatakan perkataan yang baik sehingga yang mendengarkannya merasa tenang dan tenteram tiada terdhzalimi.

Ya Rabb.. ajari bahasa – bahasa jiwa dari makhluk ciptaan – Mu sehingga aku bisa memahami hikmah – hikmah yang ada disekelilingku, ya Rabb jangan redupkan cahaya hatiku yang membuat gelap jalan hidupku sehingga aku merasa jauh dari – Mu.

Ya Rabb.. hanya kepada – Mu aku berserah diri dan mengharapkan ampunan, kuatkanlah hatiku untuk menempuh dijalan – Mu, mudahkanlah aku berjalan dijalan manusia – manusia yang bertakwa kepada – Mu.

Ya Rabb .. aku memohon kepada – Mu untuk orang tua, saudara kandung, saudara – saudara seiman, bimbinglah kami menuju jalan – Mu yang lurus, jalan para kekasih – Mu, kuatkanlah hati kami, teguhkanlah hati kami untuk tetap berada di jalan - Mu, ampuni dosa – dosa yang telah kami lakukan baik sadar maupun tidak sadar.
Ya Rabb.. sampaikan salam shalawat dan rinduku pada Rasulullah S.A.W pemimpin kami yang mulia sampaikan kepadanya ya Allah ada sekian dari umatnya memohon do’a melalui perantaraannya agar kami bisa menjalankan risalah yang telah dibawahnya dengan sepenuh hati.

Ya Rabb.. sesungguhnya kami ini penuh celah dan tiap detik apa – apa yang terlintas dalam hati kami adalah kesesatan, ampuni dan kasihi kami ya Allah dengan kerendahan dan kehinaanku aku bermunajah kepada – Mu.

Surat buat sahabat

11.39 Edit This 0 Comments »
Sahabat itu duka laramu menggugah sanubariku , masih bisa kurasakan getar – getar cinta yang merasuk ke dalam sukma yang membelenggumu, aku rasa seperti yang kau rasa karena kita adalah satu jiwa satu aliran darah dari Adam, jiwamu memeluk jiwanya dengan erat seolah tak terpisahkan oleh kekuatan apapun dimuka bumi, cinta mu kepada dirinya bagai bunga dengan tangkai yang telah menyatu . Sahabat hari – hari pun telah berlalu dinding pemisah itu membatasi engkau dan aku , sahabat meski dinding pemisah itu menjauh kan kau dan aku hatiku dan hatimu adalah dekat.
Sahabat sungguh aku mencintamu bagai saudaraku, sahabat belum datangkah kabar kepadamu tentang manusia – manusia yang terbunuh oleh rasa cinta dan rindu yang membelenggu sukma, sungguh engkau tiada dipertemukan dalam di dunia yang fana ini, akan tetapi aku yakin engkau dan dia bersua didalam surga firdaus – Nya. Janganlah kesedihan membelenggu hidupmu sehingga engkau melupakan apa yang menjadi amanah – Nya kepadamu didunia .
Tidak pernah dengarkah duhai sahabatku lantunan kata – kata sang sufi besar Ibnu A’thaillah berkata :

“Janganlah karena ujian yang ditimpakan Allah kepadamu ,sedangkan engkau telah bersungguh-sungguh di dalam berdoa, menyebabkan engkau berputus asa.Karena, Dia telah menjamin akan memperkenankannya,pada apa yang telah Dia pilihkan untukmu, bukan pada apa yang,engkau pilihkan untuk dirimu sendiri. Dan dia mengambil apa - apa yang kau miliki pada waktu yang Dia kehendaki, bukan pada waktu yang engkau kehendaki.”

Sahabat jangan pernah tangisi apa – apa yang terlepas dari mu boleh jadi itu kebaikan bagi dirimu.

"Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan, walaupun mereka tidak dipersatukan oleh kuasa cinta.Cinta datang kepada mereka yang masih percaya akan cinta , kepada mereka yang masih ingin mencintai, dan kepada mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan untuk membangunkan kembali kepercayaan”

Sahabat bangunlah dari kesedihan yang membuatmu hidup dalam keterpurukan dan kesedihan, rasa cinta yang kau miliki hanyalah nafsu belaka yang berdasarkan iba diri, cinta itu sebuah energy sahabatku bila dirimu tidak bisa menguasainya dirimu akan binasa didalamnya hal itu itu menunjukkan nafsu – nafsu menguasai dirimu dan mengatasnamakan cinta bukan cinta yang buta tetapi hati yang dibutakan oleh nafsu , bila kau sungguh mencintanya do’akan kebaikan bagi dirinya do’a yang selalu menyertainya dimana dia berada , menghiburnya dikala dia berada dalam kesedihan, do’a yang selalu menghangatkan dan menerangi hatinya.

Sahabat tidak kau pernah dengar Rasulullah saw. bersabda:
“Perut seseorang itu lebih baik penuh dengan cairan nanah yang dapat merusak tubuh daripada penuh dengan syair.” (Shahih Muslim No.4191)."
Sahabatku syair – syair kesedihan itu akan membunuhmu jiwamu yang membuat tubuhmu membusuk dan lebih busuk daripada cairan nanah, karena hidupmu tiada bermanfaat seperti bangkai yang hidup karena kesedihan. Bangunlah sahabatku dari kesedihan yang membelenggumu , buatlah syair – syair yang menambah keimanan didada bukan yang membusukkan jiwa, syair - syair yang mampu membangkitkanmu dari keterpurukan untuk kembali pada - Nya, andai aku mau sahabatku aku kan membuat syair- syair yang mampu membuat jiwa – jiwa seolah terbang ke angkasa hingga lupa akan bumi yang dipijak, seandainya aku belum mendengar Rasulullah S.A.W yang mulia bersabda tentang larangan bersyair yang membuat pendengarnya lupa dan lalai akan Tuhannya kecuali syair – syair yang mengajak dalam keimanan.

Buat sahabatku aku mengingatkanmu karena aku sayang kepadamu karena Allah, tiadalah sahabat yang akan membiarkan sahabatnya terjerumus dalam jurang – jurang kesedihan, karena jiwamu adalah jiwaku dan jiwaku adalah jiwamu.

Munajah ..

20.37 Edit This 0 Comments »
“Ketika ia berkata kepada bapaknya dan kaumnya: "Apakah yang kamu sembah?", Mereka menjawab: "Kami menyembah berhala-berhala dan kami senantiasa tekun menyembahnya".
(Asy – Syu’ara : 70 – 71 )

Segala puji bagi – Mu Ya Allah yang telah memberikan kami petunjuk, ya Allah ya Tuhan kami jangan jadikan keimanan kami kepada – Mu hanya satu hari dua hari akan tetapi jadikanlah keimanan kami senantiasa melekat dihati kami disetiap hembusan nafas kami sampai jiwa ini tidak bernafas lagi.

Ya Allah telah lama kami menyembah berhala – berhala dunia,kesenangan , permainan, harta, kekayaan , yang selama ini kami puja – puja dalam kehidupan kami sehingga dalam hati kami tertanam ketakutan ketika semua itu terlepas dari tangan kami, ampuni kami Ya Allah atas dosa – dosa kami dimasa lalu.

Ya Allah telah lama pula kami terbius oleh kenikmatan – kenikmatan nafsu sehingga mengakar dalam tubuh kami, betapa hari – hari tanpa kami sadari telah menuruti kehendak nafsu dan mengikuti apa yang menjadi kesenangannya.

Ya Allah kami bertobat dari apa – apa yang telah kami lakukan dimasa lalu, kami hanya mengharap ampunan – Mu .

Ya Allah keislaman telah menghancurkan berhala – berhala sehingga iblis setan putus asa untuk disembah, ya Allah kini kami melihat berhala – hala itu berubah wujud menjadi harta , kekayaan, pangkat, kedudukan, wanita yang selalu manusia puja – puja sehingga mereka semua melupakan – Mu. Mereka terbuai seolah memiliki semua itu selama – selamanya , ketika semua itu terlepas dari tangan mereka , mereka menjadi bersedih hati, putus asa, bahkan membunuh diri mereka sendiri, ketika semuanya tiada tersisa mereka kembali kepada – Mu , mengharapkan pertolongan – Mu ,seolah mereka menyembah – Mu sepenuh hati padahal mereka menginginkan apa yang dimilikinya kembali. Ya Allah jangan masukkan kami dalam golongan mereka dan berikan kami petunjuk untuk menuju kepada – Mu.

“atau (dapatkah) mereka memberi manfaat kepadamu atau memberi mudarat?" (Asy – Syu’ara : 72 )

Ya Allah tiada mereka sadari mereka menyembah yang tidak patut disembah , betapa celakalah menyembah selain kepada – Mu. Padahal berhala – hala itu tidak dapat memberi manfaat ataupun memberi mudarat .

Ya Allah jangan jadi kan kami penyembah – penyembah berhala kehidupan yang membuat kami tuli, bisu, buta dan tiada menghiraukan – Mu.

Ya Allah sesungguhnya kami menganiaya diri sendiri , Maha suci Engkau Ya Allah ampunilah segala kesesatan kami.
Amin.

Tiba saatnya kita bersyukur

20.31 Edit This 0 Comments »
"Ini termasuk kurnia Tuhanku untuk mencoba aku apakah aku bersyukur atau mengingkari (akan nikmat-Nya). Dan barang siapa yang bersyukur maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri dan barang siapa yang ingkar, maka sesungguhnya Tuhanku Maha Kaya lagi Maha Mulia". (An- Naml : 40)


Sungguh kita telah diuji dengan apa – apa yang kita miliki, diantara nya adalah waktu luang yang kita miliki yang selama ini terbuang sia – sia , kita lebih banyak bersenda gurau yang tiada manfaat betapa kita terlena terbuai sehingga melupakan apa yang menjadi kewajiban kita. Tiap hari kita mengulangi kejadian – kejadian yang sama tidakkah kita berpikir dengan pengulangan – pengulangan tersebut agar kita bisa melihat dengan jelas apa yang menjadi kekurangan kita. Bukankah kita seharusnya memikirkan apa – apa yang telah kita perbuat menghisab apakah kebaikan hari ini lebih banyak daripada keburukan yang telah kita lakukan. Seharusnya kita harus selalu mencari dan mencari apa yang menjadi kekurangan kita. Banyak dari kita yang tiada menyadari bahwasannya sang waktu berjalan dengan cepat memakan usia kita, waktu yang kita miliki tidaklah menjadi berkah akan tetapi banyak menambah dosa. Apakah kita tidak berpikir bekal yang kita bawah diakhirat nanti mencukupi atau tidak?.

Seandainya kita mau merenungi apa – apa yang telah berlalu dari waktu –waktu yang kita punyai, sungguh karunia waktu yang diberikan Allah sungguh tiada terkira padahal sesungguhnya Allah memberikannya agar kita bisa lebih mendekat kepada – Nya untuk kebaikan kita diakhirat.

Masih belum datang bagi kita kesempitan yang membuat kita merasa sesak dan tidak berdaya untuk melaksanakan kebaikan – kebaikan, sungguh kita telah ingkar atas nikmat Allah yang telah diberikan kepada kita bila kita tidak mensyukuri dengan menjalankan segala perintah - Nya dan menjauhi apa yang menjadi larangan – Nya.

Janganlah mengira kita hidup didunia dalam jangka waktu yang lama padahal hidup yang kita lalui hanya sekejapan mata . Sungguh karunia Allah tiada terkira kepada kita namun sedikit sekali diantara kita yang bersyukur. Padahal rasa syukur kita adalah untuk kebaikan kita sendiri, seandainya diantara kita mengingkari sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi MahaMulia.
Waktu itu bagai ujung pedang yang terhunus ketika kita lengah , sang waktu akan membinasakan kita . Sungguh banyak karunia dari Allah yang kita ingkari , waktu luang hanyalah sekian dari nikmat Allah yang diberikan kepada kita namun sedikit sekali kita bersyukur. Belum tibakah saatnya bagi kita untuk menyadari bangun dari mimpi – mimpi panjang yang telah membuai kita dalam dekapannya.

Sungguh kita telah jauh tertinggal dari pendahulu – pendahulu kita, langkah – langkah kakinya seolah terhapus oleh roda - -roda waktu sehingga kita tidak bisa menelusuri jejak peninggalannya sehingga membuat kita tersesat tanpa tahu arah dan tujuan dari perjalanan kita. Seolah kita menjalani hidup kehidupan dengan sadar padahal hati dan akal pikiran masih tertidur , kita menjalani hari kemarin sama dengan hari ini tanpa berusaha untuk melakukan perbaikan sama sekali. Sudah saatnya kita bangunkan akal pikiran kitauntuk mensyukuri nikmat yang kita terima dengan beribadah kepada – Nya agar kita tidak termasuk manusia – manusia yang ingkar. Bukankah Al – Qur’an yang mulia telah memberikan pelajaran dari umat – umat terdahulu agar kita berpikir dan mengambil pelajaran didalamnya

Bangunlah hati yang tertidur, sudah saatnya bagi kita menanam pohon – pohon kebaikan agar kita mendapatkan buahnya, tidakkah kau lihat setelah bangun dari mimpi – mimpi yang membelenggumu pohon – pohon itu telah tumbuh dan berkembang menebarkan kesejukannya sedang kita saat ini belum menanamnya .

Kita bagai seorang pengembala akan tetapi yang kita gembalakan adalah nafsu – nafsu yang ada dalam diri kita agar mereka bisa tunduk taat kepada kita untuk menjalan perintah – Nya dan menjauhi larangan – Nya, sungguh jalan ketaatan itu sangat licin dan membuat kita tergelincir akan tetapi bagaimanapun beratnya kita harus menjalaninya agar hati kita senantiasa dekat dengan – Nya dan Allah akan mencuci debu – debu dosa yang ada pada diri kita.

Hati mu seperti pakaian yang senantiasa bisa robek dan apabila kita tidak menambalnya setiap saat setan akan datang dengan riang gembira memasukinya , jahitlah hati kita yang terobek itu agar kita bisa menghadap diakhirat kelak tanpa celah pada diri kita. Senyampang masih ada kesempatan, cahaya Illahi masih bersinar masih terbentang jalan untuk kembali kepada –Nya , agar kita bisa bersorak gembira di surga – Nya yang iya benar – benar nyata.

Hati - hati dengan perkataanmu

09.59 Edit This 1 Comment »
Betapa banyak kata terucap tanpa di sadari bahwa ucapan itu akan kembali ke dirinya sendiri. Apabila kita mengucapkan kata – kata yang baik dia akan kembali dengan kebaikan apabila mengucapkan kata – kata yang buruk dia akan kembali dalam wujud keburukan juga. Betapa mudahnya kata –kata itu meluncur seperti anak panah yang lepas dari busurnya melesat tiada terkendali, tidakkah kita berpikir ketika anak panah yang berupa kata – kata menancap di ulu hati dia akan menancap dan sulit untuk terlepas kembali kalaupun anak panah itu bisa terlepas dia akan meninggalkan goresan luka yang akan dirasakan dalam kehidupannya.
Bila kata – kata yang terucap kebaikan yang membekas dalam hatinya akan berwujud kebaikan dan begitu juga sebaliknya. Tanpa kita sadari kita mengucapkan sesuatu yang tidak kita sadari dan hal itu bisa jadi do’a yang terucap tanpa kita sadari, ketika kita dalam kesedihan hati – hati dengan perasaan yang ada dihatimu ketika hati perasaan mengucap “Aduh sengsaralah hidup ini” tanpa disadari dia “mendo’akan” keburukan bagi dirinya sendiri ketika dia mengucapkan “sengsara” maka sengsaralah ia,hari – hari yang dilaluinya akan penuh dengan kesengsaraan pula, tiap hari memohon kepada Allah agar belenggu kesengsaraan lepas dari dirinya merintih hingga air mata menetes, tanpa dia sadari “do’a” yang terlintas dalam hatinya yang dikabulkan oleh Allah.Bukankah Allah pernah berfirman “ Aku ini mengikuti persangkaan hamba – Ku “ , kadang mereka berharap dan terus berharap sehingga timbul buruk sangka kepada – Nya bahwa do’a yang telah dipanjatkan tidak dikabulkan , apakah mereka tidak meneliti hatinya apa – apa yang pernah terlintas didalamnya?.

Disetiap manusia ada malaikat yang selalu menyertainya kemanapun dia berada, tidak hanya mencatat amal kebaikan ataupu keburukan, mereka juga mengamini do’a – do’a yang terucapkan dalam keadaan sadar maupun dalam keadaan tidak sadar. Ketika manusia itu berbuat keburukan malaikat yang mencatat keburukan yang telah dilakukannya serta mengamininya begitu juga apabila manusia itu melakukan kebaikan para malaikat pun mengamininya. Betapa celakalah hari – hari dillalui dengan keburukan,sumpah serapah, cercaan, makian itu merupakan “do’a” yang tanpa disadari apabila tidak kena oleh orang lain ia akan kembali ke dirinya sendiri. Masih banyak dilingkungan kita mereka mengucapkan sesuatu dan itu terjadi tetapi mereka tidak menyadari, banyak contoh yang bisa kita ambil dan petik pelajaran dari sekeliling kita misalnya ;

Orang tua yang sedang marah dengan anaknya, mereka mengucapkan makian dengan ucapan “kamu itu anak yang nakal,sukanya main – main , tidak bisa diatur “ dan banyak macamnya,perkataan itu sungguh tidak patut dilontarkan oleh orang tua kepada anaknya betapapun nakalnya seorang anak ia bagaikan seperti kertas putih , tergantung orang orang tua ingin menulis apa diatasnya kebaikan ataupun keburukan, hal itu akan menyertai dalam hidupnya. Suatu ketika anak itu tumbuh dewasa menjadi pemuda yang nakal,tidak bisa diatur, dan suka main main sama seperti ucapan orang tuanya yang pernah terlontar. Si orang tua marah sekali sehingga tanpa sadar dia mengucap “Ya Allah mengapa anakku bisa begini”, tidakkah pertanyaan itu seharusnya ditujukan pada dia sendiri , kenapa dia mengucap kata – kata tidak patut terhadap anaknya walau bagaimanapun nakalnya seoarang anak. Bukankah pembalasan itu datang didunia dan juga diakhirat?Tidakkah mereka menyadari apa yang mereka perbuat akan mendapat ganjarannya?


Maka jangan habiskan hari – harimu dengan keburukan karena hal itu bisa jadi “do’a” yang senantiasa menyertai dalam kehidupanmu dan malaikat pencatat keburukan akan bersedih bahwa ia mencatat amal keburukan dari umat nabi Muhammad S.A.W dan mengamini perkataan yang buruk , malaikat akan pencatat keburukan akan bersuka hati bila yang dicatat itu adalah bukan umat nabi yang mereka shalawati. Sungguh beruntunglah kita masih ada ulama – ulama yang mau mendo’akan kita sehingga kita yang sebelumnya berada kesesatan kini mendapatkan hidayah lewat perantaraan mereka.
Hati – hati dengan perasaanmu yang selalu berprasangka buruk apabila itu terlintas bersegeralah mohon ampunan sesungguhnya Allah Maha Penyayang.


Duhai ..
Celakalah aku
Ucapanku menjadi musuhku
Tanpa kutahu
Semua itu kesalahanku
Menjadi siksa yang menimpaku
Kini kumohon ampunan – Mu
Dari dosa yang membelenggu
Yang menganggu jiwaku

Fatamorgana

08.42 Edit This 0 Comments »
Siapakah anda yang mencuri hati
Membuat terbayang – bayang
Membuat hayal bermain – main dengan riangnya
Seolah tiada keindahan selain memikirkannya
Siapakah anda yang mengusik hati
Membangunkan jiwa yang tertidur
Menggerakkan jiwa yang terdiam
Setiap langkah
Setiap nafas
Setiap gerik tubuh
Terbayang akan dirinya
Ya Tuhan…Betapa bodohnya
Sungguh jiwa ini telah tersesat jauh
Mengangankan sesuatu yang fatamorgana
Menginginkan sesuatu yang semu
Jiwaku kau telah membuatku panjang angan
Padahal dizaman sebelum kamu
Banyak jiwa - jiwa tersesat
Banyak jiwa - jiwa yang terbunuh
Banyak jiwa - jiwa yang menderita
Jiwaku alangkah indahnya
Bila kau angankan itu ridho – Nya
Bila kau angankan itu surga – Nya
Bila kau angankan itu bidadari – Nya
Mari jiwaku bangunlah dari mimpi – mimpi yang membelenggu jiwa
Menjauhi dunia fatamorgana yang menyiksa jiwa

Sebutan itu fana

08.27 Edit This 0 Comments »
Duhai cinta..
Ingin ku sebut nama mu dengan mesra
Hingga terngiang – ngiang di tiap denyut nadimu
Membuatmu serasa terbang diangkasa
Hatimu terasa hangat
Ragamupun tergetar saat indah namamu kusebut
Alangkah indahnya bila sang kekasih menyebut nama sang kekasih begitu mesranya
Duhai cinta..
Sebutan di dunia ini hanyalah fana
Tiada kekal abadi
Luntur seiring berjalannya waktu
Dia akan disebut pada masa muda ketika pesona memancarkan keindahannya
Bila datang masa tua mu keindahan itu akan pudar
Duhai cinta..
Adakah keindahan selain nama disebut – sebut sang Maha Kekasih
Adakah kebanggaan selain kebanggaan sang Maha Kekasih membanggakan diantara umat - Nya
Tiada kau ingat cinta Sang Maha Kekasih berkata :
Mendekatlah padaku sehasta Aku kan dekat sepuluh hasta
Mendekatlah kepada – Ku dengan berjalan Aku kan mendekatimu dengan berlari
Ingatlah Aku disetiap keadan niscaya Aku ingat padamu dimana pun kau berada
Duhai cinta..
Andai ku bisa inginku menyebut nama mu lebih mesra
Andai ku bisa mendendangkannya tentang mu dengan merdu
Aku tidak bisa cintaku ..
Kecintaanku pada – Nya lebih daripadamu
Kamu hanyalah perantaraan untuk mendekatkan diriku dengan – Nya
Mari cinta kita sebut nama – Nya dengan seindah mungkin
Dengan semerdu mungkin
Hingga nyawa terbang menghadapkan kita pada - Nya

Nyanyian Rindu

13.23 Edit This 0 Comments »
Ku dengar alunan lagu
Sungguh merdu membawaku alam lain
Betapa aku berada ditaman – taman yang begitu indah
Sungguh bagai dalam mimpi
Betapa kurasakan getarannya
Betapa kurasakan iramanya
Mencabut sukmaku
Semangat ku terbang bersama alunannya
Wajah berseri – berseri…
Duka nestapa terhapuskan
Dahaga tiada terasa..
Nyanyikan lagu itu..
Nyanyian lagu surgawi
Nyanyian bagi jiwa – jiwa yang tenang
Nyanyian rindu sang kekasih pada sang Khalik
Andai aku bisa bernyanyi
Kan kunyanyikan rinduku semerdu - merdunya
Ungkapan rasa ku kepada – Mu
Adakah lagu seindah dzikir kepada – Mu
Adakah lagu seindah seruan – Mu
Adakah lagu seindah kalam – Mu
Ingin rasa nya kudendangkan hingga jiwa tercabut dari raga
Hingga dunia tak berputar